Free Fire Pointer Orange Cursors at www.totallyfreecursors.com

Rabu, 05 November 2014

Tugas Pertemuan pertama telematika

1.Definisi Telematika
Kata Telematika berasal dari bahasa Perancis “TELEMATIQUE” yang berarti bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Istilah telematika merujuk pada cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai (the new hybrid technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah konvergensi.

2.Media Komunikasi yang Digunakan untuk Telematika
- Internet
- Handphone
- Video Conference

3.Perkembangan Telematika Sebelum dan Sesudah Internet Muncul
·  Peristiwa proklamasi 1945 membawa perubahan yang bagi masyarakat Indonesia, dan sekaligus menempatkannya pada situasi krisis jati diri. Krisis ini terjadi karena Indonesia sebagai sebuah negara belum memiliki perangkat sosial, hukum, dan tradisi yang mapan. Situasi itu menjadi ‘bahan bakar’ bagi upaya-upaya pembangunan karakter bangsa di tahun 50-an dan 60-an. Di awal 70-an, ketika kepemimpinan soeharto, orientasi pembangunan bangsa digeser ke arah ekonomi, sementara proses – proses yang dirintis sejak tahun 50-an belum mencapai tingkat kematangan.
·  Dalam latar belakang sosial demikianlah telekomunikasi dan informasi, mulai dari radio, telegrap, dan telepon, televise, satelit telekomunikasi, hingga ke internet dan perangkat multimedia tampil dan berkembang di Indonesia. Perkembangan telematika penulis bagi menjadi 2 masa yaitu masa sebelum atau pra satelit dan masa satelit.
·  Di periode pra satelit (sebelum tahun 1976), perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia masih terbatas pada bidang telepon dan radio. Radio Republik Indonesia (RRI) lahir dengan di dorong oleh kebutuhan yang mendesak akan adanya alat perjuangan di masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, dengan menggunakan perangkat keras seadanya. Dalam situasi demikian ini para pendiri RRI melangsungkan pertemuan pada tanggal 11 September 1945 untuk merumuskan jati diri keberadaan RRI sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan rakyat, dan antara rakyat  dengan rakyat.Sedangkan telepon pada masa itu tidak terlalu penting sehingga anggaran pemerintah untuk membangun telekomunikasipun masih kecil jumlahnya. Saat itu, telepon dikelola oleh PTT (Perusahaan Telepon dan Telegrap) saja. Sampai pergantian rezim dari Orla ke Orba di tahun 1965, RRI merupakan operator tunggal siaran radio di Indonesia. Setelah itu bermunculan radio – radio siaran swasta. Lima tahun kemudian muncul PPNO. 55 tahun 1970 yang mengatur tentang radio siaran non pemerintah.Periode awal tahun 1960-an merupakan masa suram bagi pertelekomunikasian Indonesia, para ahli teknologi masih menggeluti teknologi sederhana dan “kuno”. Misalnya saja, PTT masih menggunakan sentral-sentral telepon yang manual, teknik radio High Frequency ataupun saluran kawat terbuka (Open Were Lines). Pada masa itu, banyak negara pemberi dana untuk Indonesia – termasuk pendana untuk pengembangan telekomunikasi, menghentikan bantuannya. Hal itu karena semakin memburuknya situasi dan kondisi ekonomi dan politi di Indonesia.
·  Tercatat bahwa pada masa 1960-1967, hanya Jerman saja yang masih bersikap setia dan menaruh perhatian besar pada bidang telekomunikasi Indonesia, dan menyediakan dana walau di masa-masa sulit sekalipun. Ketika itu pengembangan telekomunikasi masih difokuskan pada pengadaan sentra telepon, baik untuk komunikasi lokal maupun jarak jauh, dan jaringan kabel. Indonesia saat itu belum memiliki satelit. Sentral telepon beserta perlengkapan hubungan jarak jauh ini diperoleh dari Jerman. Pada saat itu, Indonesia hanya dapat membeli produk yang sama, dari perusahaan yang sama, yakni Perusahaan Jerman. Tidak ada pilihan lain bagi Indonesia.
· Keleluasaan barulah bisa dirasakan setelah di tahun 1967/1968 mengalir pinjaman-pinjaman ke Indonesia, baik bilateral ataupun pinjaman multilateral dari Bank Dunia, melalui pinjaman yang disepakati IGGI. Akan tetapi, pada masa inipun inovasi dalam pemfungsian teknologi telekomunikasi masih belum berkembang dengan baik di negeri ini. Peda dasarnya kita memberi dan memakai perlengkapan seperti switches, cables, carries yang sudah lazim kita pakai sebelumnya.
·  Badan penyiaran televisi lahir tahun 1962 sebelum adanya satelit yang semula hanya dimaksudkan sebagai perlengkapan bagi penyelenggara Asian Games IV di Jakarta. Siaran percobaan pertama kali terjadi pada 17 Agustus 1962 yang menyiarkan upacara peringatan kemerdekaan RI dari Istana Merdeka melalui microwave. Dan pada tanggal 24 Agustus 1962, TVRI bisa menyiarkan upacara pembukaan Asian Games, dan tanggal itu dinyatakan sebagai hari jadi TVRI.
·  Terdorong oleh inovasi, akhirnya pada tanggal 14 November 1962 untuk pertama kalinya TVRI memberanikan diri melakukan siaran langsung dari studio yang berukuran 9×11 meter dan tanpa akustik yang memadai. Acaranya terbatas, hanya berupa permainan piano tunggal oleh B.J. Supriadi dengan pengaruh acara Alex Leo.
·  Lebih setahun setelah siaran pertama, barulah keberadaan TVRI dijelaskan dengan pembentukan Yayasan TVRI melalui Keppres No. 215/1963 tertanggal 20 oktober 1963. Antara lain disebutkan bahwa TVRI menjadi alat hubungan masyarakat (mass communication media) dalam pembangunan mental/spiritual dan fisik daripada Bangsa dan Negara Indonesia serta pembentukan manusia sosialis Indonesia pada khususnya. Sampai tahun 1989, TVRI merupakan operator tunggal di bidang penyiaran televise. Jadi sebelum satelit palapa mengorbit, Indonesia hanya mengenal telekomunikasi yang bersifat terestrial, yakni yang jangkauannya masih dibatasi oleh lautan. Telekomunikasi seperti ini tidak bisa menjangkau pulau-pulau kecuali melalui penggunaan SKKL (Saluran Komunikasi Kabel Laut) yang mahal dan sulit dipergunakan.
·  Gagasan tentang peluncuran satelit bagi telekomunikasi domestik di Indonesia bisa ditelusuri asal muasalnya dari sebuah konferensi di Janewa tahun 1971 yang disebut WARCST (World Administrative Radio Confrence on Space Telecomunication).
·   Pada konferensi itu di tampilkan pila pameran dari perusahaan raksasa pesawat terbang Hughes. Perusahaan inilah yang mengusulkan ide pemanfaatan satelit bagi kepentingan domestik Indonesia. Hal tersebut disambut oleh Suhardjono yang berlatar belakang militer dan membawa masalah satelit itu sampai ke Presiden RI. Selain pertimbangan kelayakan ekonomi dan teknis, sejarah peluncuran satelit ini juga diwarnai oleh kepentingan politik dimana hubungan antara Indonesia dengan negara- negara lain sudah mulai bersahabat. Di sisi lain, satelit memungkinkan penyebaran luas ideologi negara ke masyarakat luas melalui TV, satelit juga menguntungkan secara ekonomi.
·   Komunikasi tentang cara-cara menggali sumber daya alam dapat berlangsung dengan mudah. Ini berlaku untuk kasus tembaga pura (Freeport) dan di Dili. Peluncuran satelit Palapa di Cape Canaveral, Florida, bulan Agustus 1976 pada panel peluncuran terdapat 3 orang Indonesia dan perwakilan dari perusahaan NASA dan Hughes.

·   Kejadian ini diresmikan juga melalui pidato kenegaraan oleh presiden Soeharto di Jakarta, tanggal 16 Agustus 1976. ini merupakan satu- satunya proyek teknologi yang mendapat tempat terhormat di gedung Parlemen. Namun peluncuran satelit itu merupakan kebijakan nasional yang gagasan awalnya dicetuskan oleh pemerintah. Hal ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Indonesia pernah mengalami ancaman perpecahan. Untuk mempersatukan tanah air yang sangat luas ini diperlukan sarana perhubungan yang mencakup seluruh wilayah nusantara. Proses kelahiran satelit ini hanya melibatkan sedikit teknokrat dan teknolog yang berpihak pada kepentingan Orba.

sumber :
http://kamalludinka29.blogspot.com/2013/11/definisi-telematika.html

Jumat, 28 Maret 2014

KAMPUSKU BUKAN KAMPUSMU



Saya akan mencertikan awal saya masuk gunadarma setelah daftar kemudian saya mengkuti ujian masuk dan kesehatan, dan alhasil saya mendapat grade B. Kelas pertama saya adalah kelas 1KA35. Awal masuk kelas saya berkenalan dengan semua anak kelas. Awal saya kuliah saya seorang pendiam yang duduk sendiri di barisan pertama. Bukan saya sombong atau tidak mau berkomunikasi dengan teman yang lain, tetapi karna saya pemalu (hehehe..). saat ada tugas matkul yang berkelompok, disitulah baru saya berkenalan lebih akrab kepada teman-teman.

Mulai masuk semester 2, saya mempunyai banyak teman karna saya berani tampil (bukan berani tong kosong nyaring bunyinya tapi berbicara yang bisa dipertanggung jawabkan “walaupun sesekali ada sih tong kosong nyaring bunyinya hehe namanya juga manusia”). Didalam kelas saya termasuk orang yang sangat aktif.

Memasuki semester 3, saya dan teman-teman semester 1 dan 2 dipisah. Di semester 3 ini saya tidak akan dipisah kembali sampaisemester 8. Dan disemester ini saya masuk dikelas 2ka35, kenapa selalu angka 35 dibelakang saya? Mungkin itu angka hoki saya haha..

Sekarang saya semester 6, saya dan teman-teman sedang melaksanakan PI (PENELITIAN ILMIAH). PI saya membuat suatu aplikasi berbasis android. Mungkin bila berhasil dan memenuhi syarat maka akan saya masukkan ke dalam play store, agar anda bisa melihat aplikasi yang saya buat. 
Sekian dari saya,,

SELAMAT PAGI, SORE DAN MALAM UNTUK ANDA :)

MY HOBBY



Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang hobby saya. Sejak kecil saya suka bermain yang beradrenalin extreme. Dimulai dari saya SD saya sering pergi ke daerah kampung dekat rumah saya. Dikampung tersebut ada satu kebun rambutan yang dimiliki seorang kakek yang sangat galak. Saya dan teman-teman saya sering megnambil rambutan di kebun kakek tersebut, kalau ketahuan sama kakek tersebut, kakek tersebut langsung mengejar sambil membawa golok. Tapi saya dan teman-teman tidak pernah menyerah untuk mengganggu kakek tersebut. Karna rambutan di kebun kakek itu sangatlah beda dengan rambutan yang dijual dipasaran.

Lanjut ke umur lebih dari 10 tahun. Pada jaman tersebut lagi musim pistol berpeluru karet, yang kalau terkena tangan langsung bentol. Saya dan teman-teman saya sering bermain perang-perangan. Tapi dalam perang tersebut dilakukan perjanjian tidak menembak ke mata. Makanya saya dan teman-teman masih dibolehkan orang tua untuk bermain pistol-pistolan karna kami tau akibatnya jika ditembakkan ke anggota tubuh yang berbahaya.

Mulai umur 17 tahunan, saya mengenal balap motor. Saya mengikuti balap motor bukan karna saya ingin menjadi pembalap tapi biar tau sampai mana rasa takut saya. Setelah saya mengalami kecelakaan, akhirnya saya berhenti untuk balap motor. Saya menceperkan motor saya hehe, memang jauh 360 derajat, dari balap jadi motor pelan yang nyantai. Saya sudah berpikir untuk tidak membahayakan nyawa saya. Selain menaiki motor ceper, saya juga mengikuti olah raga yang beradrenaline. Seperti bermain skateboard, bmx, fixie, dan basket, saya senang olah raga tersebut karna memakai trik yang tidak mudah dilakukan dan beresiko tinggi  ( ya kalo ga keseleo, ya berarti patah) haha..

Hobby setelah saya lulus sma dan sampai sekarang saya lakukan yaitu alam. kenapa alam? karna di alam, saya memiliki apa yang saya tidak miliki di kehidupan sehari-hari. Saya sering pergi ke gunung, curug, pantai, pulau dan tebing. Disinilah adrenalin yang menurut saya paling extreme. Karna di alam saya tau bagaimana saya bisa hidup dari berangkat dan sampai saya sampai dirumah. Alam selalu mengajarkan saya bagaimana caranya bertahan hidup. Jika anda ingin ke berpergian ke alam, jangan lupa ajak saya yaaa (tapi setelah PI saya kelar hehe).

SEKIAN DARI SAYA, JIKA ADA YANG MEMBUAT ANDA BINGUNG MAKA PEGANGANLAH PADA TANGGA..

SELAMAT PAGI, SORE DAN MALAM UNTUK ANDA SEMUA :)

TENTANG SAYA



Pada tanggal 1 januari 1992 di Jakarta, terlahir anak laki-laki dirumah sakit. Anak laki - laki itu bernama HENDRA DWI PUTRANTO. Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara. Saya mempunyai seorang kakak perempuan yang bernama SILVIA ALHENNY. Nama HENDRA DWI PUTRANTO itu di berikan oleh kakeknya, agar kelak hendra berprilaku seperti kakeknya yang mampu memimpin dan bijaksana terhadap orang lain.

Awal saya sekolah pertama kali yaitu di TK. Auliah bekasi timur. Setelah saya TK, saya lanjut sekolah di SDN JALADHAPURA 1. Setelah lulus sd, saya lanjut di SMP YADIKA 8. Mulai masuk smp ini saya sudah mengenal apa itu tawuran, nongkrong dan kebut-kebutan.saya sering di panggil ke ruang BK (bimbingan konseling). Tapi bukan karna saya bandel, tapi karna saya sering memainkan perasaan perempuan (“ hahahaha hanya tambahan penulisan aja biar ada gregetnya”).

Okeh dilanjut, setelah lulus smp saya lanjut ke SMA NEGERI 9 BEKASI. Saat kelas 2 sma waktunya penjurusan saya mendapatkan jurusan IPA. Mungkin antara keberuntungan atau memang saya pintar. Lanjut ke kelas 3 dan sekarang waktunya UJIAN NASIONAL, saat itu saya bingung ingin kuliah dimana, yang saya inginkan kuliah di universitas negeri. Alhamdulillah nilai UN saya sangat memuaskan, tertinggi di paket B dalam lingkungan sekolah hehe (“keberuntungan punya temen banyak”). Dengan nilai itu saya pede untuk kuliah di universitas negeri. Saat pengumuman SNMPTN saya tidak lolos, dan saya terus mencoba dengan mengikuti UM (UJIAN MANDIRI). Dan ternyata ih ternyata saya tidak lolos juga. Setelah saya telusuri ternyata jurusan yang saya ambil memang banyak saingannya yaitu teknik mesin.

Setelah saya tidak lolos mengikuti universitas negeri, saya tidak ada pikiran untuk kuliah di universitas swasta.yang ada di pikiran saya adalah kuliah di universitas negeri. Ditawarkan orang tua untuk kuliah di universitas swasta tapi saya tetap dalam pendirian saya, kalau saya mampu masuk kuliah di universitas negeri. Semenjak itu saya mengikuti tes akademi kedinasan, mungkin hoki saya ada disini. Ternyata saya kembali tidak lolos. Setelah saya telusuri ternyata oh ternyata ibu saya yang tidak merestui. Tau sebabnya?, karna ibu saya tidak mau jauh dengan saya. Memang sih universitas dan akademi kedinasan yang saya ikuti diluar jakarta. Tapi mau bagaimana lagi restunya ibu kan restunya allah. Jadi saya tidak kuliah dulu selama setahun. Tapi dalam setahun saya tidak menganggur, saya membuka usaha wanet yang dibiayai oleh otang tua saya. Setelah setahun berikutnya saya langsung daftar kuliah di UNIVERSITAS GUNADARMA.

Sekian dari saya, kalau ada kata-kata yang lucu semoga bisa membuat anda tertawa hehe..
SELAMAT PAGI, SORE DAN MALAM UNTUK ANDA SEMUA :)